Zaman digital merupakan zaman dimana semua teknologi yang bersifat fisik dapat ditransformasi ke dalam bentuk yang digital dan dapat disimpan di gadget atau perangkat keras manapun. Sama halnya seperti kartu nama yang biasa dipakai oleh para pebisnis, kini sudah ditransformasi dan memiliki versi digitalnya dalam smartphone.
Namun, siapa kira kartu nama juga masih memerankan fungsinya di zaman digital ini. Kartu nama masih banyak digunakan dibagian negara manapun loh, begitupun di Indonesia. Ingin memberikan kontak tetapi tidak membawa alat komunikasi? pada saat itulah sebaiknya juragan memakai kartu nama untuk memberikan informasi juragan. Berikut ulasan tentang kartu nama profesional di zaman modern.
Cara Membuat Kartu Nama yang Baik
Kartu nama dibuat menggunakan aplikasi yang ada didalm komputer contohnya seperti corel draw, paint atau adobe photoshop. Aplikasi apapun yang dapat mendukung dalam hal pendesainan, kartu nama biasanya dicetak dengan ukuran A8. Namun, kali ini kami akan memberikan informasi terkait pembuatan kartu nama kepada juragan, simak bahasannya secara saksama.
Cara membuat kartu nama seperti dalam gambar :
1. Membuat Bentuk Kartu
Membuat bentuk kartu adalah langkah pertama yang harus dilakukan namun, kalau juragan ingin membuat kartu yang berbeda dari orang lain, juragan juga bisa nih merubah bentuk kartu sesuai dengan keinginan juragan. Tapi pada kesempatan kali ini juragan diarahkan untuk membuat kartu sesuai pada gambar, buatlah terlebih dahulu objek persegi panjang.
2. Sisipkan Data Diri
Setelah bentuk dipilih, juragan dapat langsung memasukkan data diri ke dalam kartu satu persatu, data diri yang diperlukan adalah nama, alamat e-mail, kontak yang bisa dihubungi dan jika diperlukan juragan dapat menyantumkan alamat media sosial juragan. Kemudian susunlah data diri sesuai dengan contoh.
3. Pilih Warna yang Sesuai
Pada kartu nama menggunakan 2 warna yaitu putih polos dan hijau muda, kalau begitu langkah ini akan sangat mudah. Jika belum membuat kotak kecil di kiri bawah, buatlah terlebih dahulu kotak kecil tersebut, lalu tempatkan pada bagian yang seharusnya dan beri warna hijau. Kemudian tambahkan alamat web pribadi didalam kotak hijau ini.
4. Periksa Kembali
Sebelum melakukan tahap finishing, periksa kembali pekerjaan yang sudah dibuat. Misalnya, seperti menentukan ukuran font, jenis font warna font dan penempatan posisi data diri. Jika dirasa sudah cukup, juragan dapat mengubah file ke dalam JPEG dan mencetaknya ke percetakan terdekat.
Kriteria Kartu Nama Profesional beserta Contohnya
Berikut beberapa kriteria standar kartu nama profesional :
1. Desain Memiliki Estetika
Estetika dalam kartu nama professional menjadi komponen penting agar suatu kartu nama dapat disebut profesional. Namun, nilai estetika ini harus terdapat didalam desain sebuah kartu nama, tak hanya dari warna, tetapi juga dari keseluruhan komponen yang mendukung dalam menyandang nilai estetis yang tinggi. Misalnya perpaduan warna, posisi ikon atau teks yang tepat dan rapih.
2. Memberikan Informasi yang Cukup
Sebuah fungsi kartu nama adalah memberikan informasi, namun bukan berarti kartu nama dibuat dengan tujuan seperti formulir yang mengupas secara tuntas dengan hal yang berkaitan dengan diri kita. Pada kartu nama kita cukup menyantumkan nama, jabatan, e-mail dan kontak yang bisa dihubungi, karena tujuan dibuatnya kartu nama adalah mempermudah akses komunikasi antara pemberi dan penerima kartu nama.
3. Bahan yang digunakan awet atau tahan lama
Kartu nama juga harus memiliki durablitas yang baik dan tinggi, namun tak hanya dari bahan kartu saja yang harus diperhatikan, kualitas tinta pun harus diperhatikan agar nanti kartu nama yang sudah di cetak dapat bertahan dengan lama dan dapat digunakan dalam waktu yang lama. Kriteria ini dimaksudkan untuk memenuhi fungsi kartu nama sebagai penyimpan informasi atas seseorang.
4. Tidak Banyak Teks
Kriteria ini dimaksudkan agar informasi yang diberikan dalam kartu nama dapat diringkas secara padat dan jelas. Teks yang terlalu banyak membuat kartu nama tidak rapih dan pesan yang disampaikan akan lebih bertele – tele. Selain itu, agar penerima kartu nama nyaman ketika membaca kartu nama yang juragan berikan. Misalnya seperti, pengetikan nama tanpa sub judul atau langsung ketik objek biodata juragan.
5. Font Teks Jelas
Jangan menggunakan jenis font yang aneh – aneh, karena jenis font dapat merusak nilai estetika yang seharusnya tertanam pada kartu nama. Sesuaikan dengan tema yang dipilih dalam kartu nama. Juragan jug harus memperhatikan ukuran font, karena jika font terlalu besar akan membuat penerima kartu nama juragan tidak nyaman ketika membacanya, sesuaikanlah ukuran font dengan ukuran kartu nama.
Berikut contoh – contoh kartu nama yang profesional
Bagaimana? Sudahkah inspirasi juragan tercerahkan untuk membuat kartu nama yang baik dan benar? Oh iya, mimin mau menyarankan pada para juragan nih, jika ingin mendesain, juragan dapat menggunakan jasa desain yang disediakan oleh JURAGAN KREATIF loh, mudah, aman dan ringkas.

